to life, to learn

Perihal Nilai Tekev..

July 30, 2008 · No Comments

Silakan di liat2 nilai tekev sekelas..untuk nim bagian bawah, mohon maap karena gambarnya kurang jelas :(

yang bagian bawah ada keterangan, tugas ahp, berjudul -klo ga salah- tentang moda transportasi di kampus. ga ada namanya, bagi yang merasa punya tugas tersebut. silakan hubungi pak Jhonny Patta.

akhirnya nilai yang lama tak kunjung tiba itu muncul :p

-kristiono-

→ No CommentsCategories: Uncategorized

tentang frase “yang saya banggakan”..

July 9, 2008 · 1 Comment

lucu. beberapa kali saya beroleh sanjung “yang saya banggakan”. hm, tidak asing lagi memang. anda pun sering dapat kan?

weleh, meski bukan untuk konsumsi pribadi-biasanya ditujukan kepada kelompok-, yang saya banggakan’, cukup bikin sumringah. lha, bagaimana ndak, yang berucap itu tokoh lho, a person!

frase “yang saya banggakan” sering diucap di banyakkesempatan. utamanya dalam pidato-pidato resmi. elokah? tentu elok. klo tak elok, pasti tak dilafal.

yang mengusik saya bukan soal elok tak elok. tapi, perkara kepantasan dan kepatutan. istilah kerennya, fit and proper. nah, pantaskah saya dapat predikat “yang saya banggakan”?

jika ditelisik, tentu saya ragu jawab ya. wong, saya ini bukan siapa-siapa, kok dibanggakan. hihihi..

jadi yang salah siapa?

dalam perkara ini, ya mesti ndak ada yang salah. kok? wes, coba di pikir. pertama, sang tokoh, pihak yang melempar sapaan. dia tidak salah. sebab, itu hak dia menyapa. hak prerogratif untuk bangga atau tidak bangga pada seseorang.

pun begitu, bukan salah saya. lha wong saya ngga minta, -katakanlah- dianggap membanggakan. suer! saya ngga minta.

apa mungkin salah bahasa? wah, yang ini bisa jadi. jika bahasa cermin budaya, brarti yang salah budayanya. budaya seneng disanjung, seneng disebut-sebut, seneng dipuji-puji. budaya siapa?

blitz, otak kiri saya baru saja menimpali. selama belum ada peraturan pemerintah yang melarang, semuanya sah-sah saja. legal kk. Dan, selama belum ada fatwa MUI, sapaan tadi belum haram. heiz..!

→ 1 CommentCategories: Uncategorized

teman, seberapa pentingkah?

July 9, 2008 · 1 Comment

ketika kumpul dengan teman satu tim. seperti biasa, tak lewat waktu tuk bergosip ria :D. yah, begitulah. sehari-hari saya tak luput dari gosip. kasak-kusuk, bisik-bisik, kabar burung.

“tah va va”, komentar teman. tapi, memang tak tau kenapa, saya selalu dapat lingkungan dan teman yang doyan gosip! eits, atau karena saya-nya yang suka gosip yah?!

haiz, entah. saya tak peduli. pun, apakah kegiatan gosip menggerus produktivitas, saya tak tau. yang saya ngeh, gosip bisa memberi nuansa dalam hidup. lho kok bisa?

benar! gossip, saya rasa, bermanfaat sebagai bahan renungan. misalnya, beberapa hari lalu saya terlibat gosip salah satu aktivis kampus. sebut saja rustam :p (untuk rustam yang aseli -if any-, punten :) )

menurut teman -informan- sang aktivis baru saja ‘terpaksa’ lengser dari jabatan yang selama bertahun-tahun dia dambakan. the thing she deserves far since! rusuhnya, pengunduran diri ini ditanggepi adem-ayem oleh sejawatnya. padahal, acara besar yang sekiranya harus segera direalisasikan oleh tim bersangkutan semakin dekat tibanya.

minute to minute. Beberan perihal pengunduran diri yang mendadak nan sepi dramatisasi tersebut luber. merembet hingga menyentil kehidupan sosial sang aktivis.

terus terang, saya terkejut ketika teman saya -sang informan- blak-blakan menyebut sang aktivis, dalam kehidupan sosialnya yang glamour, tidak memiliki seorang pun teman dekat!!

wuiz, nelongso. terpelintir perih manakala hati -eh otak- membayangkan hal serupa, suatu saat saya alami. bagaimana bisa saya melewatkan hari tanpa teman dekat. seseorang yang bisa saya percaya 100%, yang bisa saya ajak bercanda, bisa saya perolok dan tidak marah :p

how can?!

saya termenung. sejenak. satu dua sendok jus alpukat saya isap lamat-lamat. menerawang. “can i live without any close friend? “, bisik dalam hati. hmm, membayangkan saja membuat saya merinding. apalagi mengalami. duh, gusti ojo sampe!

percakapan siang itu membuai saya hingga malam, sedetik menjelang bobo.

terngiang, bagaimana bisa? saya hidup tanpa teman dekat. syukurlah, walau network tak segudang, walau jenius tak sampai setengah hidup, walau bukan selebritis, meski JOMBLO.

in case, i fully realize that i am, here and now, is good. i have close friends. i love them. i love my life. so, i think, once we need to re-evaluate our paradigm. the gossip, is not always junk!

ps: saya terusik dengan macam istilah ’samaran’ gossip. di kampus, ada istilah rapat, diskusi, kajian, dan banyak lagi. saya pernah ikut. unfortunately isi pembicaraan tak jauh beda dari obrolan makan siang. seputar ini-itu. kasak-kusuk, bisik-bisik, kabar burung. halah! :p

→ 1 CommentCategories: Uncategorized

lho kau bolos lagi? what a da** you!!

July 3, 2008 · 1 Comment

kali ini saya hendak bercakap tentang pentingnya set priority, bagaimana kita menyusun prioritas. ya! prioritas itu perlu sekali. sebagai manusia dengan unlimited want and need, sementara sumberdaya terbatas -ingat hukum kelangkaan ekonomi- kita perlu pandai memilih dan memilah hal yang kita sangat kita butuhkan, kita perlukan atau hanya kita inginkan tapi belum perlu.

–fuzz, idenya ilang cos keinget kerjaan yang sudah d janjikan. hiks..maap pak sarwo..maap99X >.<

→ 1 CommentCategories: Uncategorized

mati gaya

June 24, 2008 · 1 Comment

status ym awa hari ini “mati gaya”

bagaimana tidak, seharian di depan komputer di tempat kp, tau apa yang harus dikerjakan namun tak ada daya mengerjakannya. alias ngga bisa ngerjain. busyeet, andai engkau tau temans. betapa indahnya hidup ini.. -halah ini kok jadi ngelantur-

→ 1 CommentCategories: Uncategorized

others (2)

June 24, 2008 · 1 Comment

-posting ini ditulis saat saya sedang “mati gaya” di tempat KP.,

well, mumpung lagi banyak waktu. mari kita melanjutkan cerita tentang perlunya menjadi orang lain. ya, itu tadi egoisme membuat kita tidak bisa/susah bersimpati dengan orang lain.

wah, tapi belum lama ini saya membaca salah satu blog favorit saya yang mengatakan kalo egois itu penting. intinya, manusia aka setiap individu itu perlu menjadi egois. akhirnya, market atau kekuatan pasar -adam smith menyebutnya invisible hand- yang akan mendrive egoisme-egoisme individu tersebut membentuk sebuah sistem ekonomi yang akan membuat masing-masing pihak menjadi terpenuhi keinginannya.

hmm, emang bisa ya yang seperti itu…bingung juga nih.

 

→ 1 CommentCategories: Uncategorized

be others..

June 21, 2008 · No Comments

seri menjadi orang lain..

oke, ku pikir ini ide yang cukup aneh. well, banyak guru dan orang bijak pesan klo kita, to find the true we are, harus menemukan identity aka menemukan siapa diri kita sebenarnya. well, itu benar dan has probe so many times.

in case, aku pengen coba tunjukkin klo the reverse ternyata juga perlu. yoi, at least in my mind. kenapa kita perlu menjadi orang lain? menjadi liyan?

pertama, ide ini muncul seiring dengan perasaan semakin egoisnya diri saya. saya juga -sorry to say- banyak menyaksikan orang-orang yang cenderung semakin egois. mendahulukan dan melakukan apa yang memberikan untung.

menjadi semakin egois dari hari ke hari menyebabkan nurani saya menjadi tidak peka. bebal. saya sibuk dan larut mengurus kepentingan diri sendiri, yang ternyata tidak habis-habisnya selalu datang silih berganti.

awalnya saya berpikir, menjadi egois kadang perlu demi kemaslahatan diri. kasarnya, ketika saya sudah kenyang, baru saya bisa mikirin orang lain yang kelaparan. tapi apa dinyana? saya tidak pernah KENYANG!!

perasaan itu yang terus merong-rong diri. hingga semakin lama saya semakin tidak nyadar, klo saya ini juga perlu mikirin orang lain. tepatnya, klo saya tidak hidup sendirian!!

pernah, suatu kali saya merasa ‘kenyang’ hingga terpikir untuk melirik persoalan orang lain yang lapar. tapi, justru rasa kenyang telah membuat nurani saya blind. buta. saya, sungguh kesulitan berempati dengan orang lain. saya tidak bisa merasakan secara original rasa lapar yang mencekik perut orang lain tersebut. saya memang pernah lapar sebelumnya, tapi betapa rasa kenyang yang sebentar bahkan mampu menghapus memori rasa lapar yang saya sering rasakan sebelumnya. my godness…

karena gtg, sambung ntar lagi ya. tks

→ No CommentsCategories: Uncategorized

satu yang tak pernah kelewat :p

June 21, 2008 · No Comments

satu yang tak pernah w lewatkan setiap punya kesempatan berfriendster ria..

CEK HOROSCOPE !!!

kya,kya,kya..somebody might thought that its weird. but none of me. aku tak pernah bilang or merasa klo cek horoscope itu sesuatu yang useless..!

why? yes i have a reason of course.

oke. sebelumnya let me copy paste my horoscope today (21/6) :

Have recent events confused you? If you are not understanding why things are happening the way they are happening, then it’s time for you to spend some time sorting through recent events. Today you will have the clarity you need to start seeing some patterns — and rather than depress you, this discovery will inspire you to instigate the changes you need to make in your life. Get distance from the bad influences in your life today, and you will soon be able to break those patterns.

well, you get it. horoscope is kind of wake up call rather than portend. yoooow, by undestanding that horoscope in the positive way. we could really make a postive thing in turn. bener lho. cobain deh.

→ No CommentsCategories: Uncategorized

the road never tolerate mistake, do the life either??

June 13, 2008 · 2 Comments

yah..jalan raya tidak pernah menolerir kesalahan. buat anda para pengendara, jika lengah sedikit saja bisa jadi nyawa anda jadi taruhannya. even worst, terkadang nyawa orang lain juga bisa lenyap.

beberapa waktu lalu, saya baca berita kecelakaan bus penumpang yang menabrak warung. akibatnya fatal, 10 orang tewas, puluhan lainnya luka-luka. selidik punya selidik, polisi menyimpulkan kecelakan dikarenakan sopir bus mengantuk.

saudara, mengantuk itu hal sepele bukan? terus terang, saya sendiri sering sekali mengantuk sewaktu kuliah. but its fine. rasa kantuk saya ketika kuliah, paling-paling hanya membuat sang dosen jengkel. hanya jengkel, tidak membuat kehilangan nyawa :p

nah, kasus bus tadi lain sekali. hanya karena kantuk, pak sopir harus bertanggung jawab atas melayangnya 10 jiwa!!

saya simpulkan bahwasanya, jalan raya tidak pernah menolerir kesalahan!

pun, apakah demikian dengan hidup ??? :(

→ 2 CommentsCategories: Uncategorized

think BIG

June 3, 2008 · No Comments

roadmap to success, always think BIG.

i dont know its true or not? but it seem that the statement is true. to be success we need a bunch of self motivation flame eternally. and it is, self motivation most effective source is among other is our THINKING.

yes! our mindset, will actually set our performances too. then to grab best <lifetime> opportunity, we need best performances anyway. huehuehue

so, THINK BIG SON!!

→ No CommentsCategories: Uncategorized